Headlines News :
Home » » مبادى علم النحو

مبادى علم النحو

Written By Unknown on Saturday, September 29, 2012 | 12:03 PM


بسم الله الرحمن الرحيم
مبادى علم النحو

ينبغى لكل شارع فى فن من الفنون ان يعرف حده وموضوعه وثمرته الى اخر المبادى العشرة المشهورة كما قال بعضهم : ان مبادى كل فن عشرة # الحد والموضوع ثم ثمره
وفضله ونسبة والواضع # والاسم الاستمداد حكم الشارع
مساءل والبعض بالبعص اكتفى # ومن درى الجميع حار الشرفا

Persiapan/permulaan 'ilmu nahwu

Islamic Defenders - Penting kepada tiap-tiap orang yang bertumandang kepada satu fan ilmu dari macam-macam fan ilmu
yaitu mengetahui Had nya (patokan/definisi), dan maudhu' nya (pembahasan), dan tsamroh nya (Buah/faidah), sampai akhir mabadiy yang sepuluh yang masyhur dikalangan mereka

Seperti yang telah di ucapkan oleh sebagian besar ulama :

"Sesungguhnya mabadi (persiapan) tiap-tiap fan (pelajaran) itu berjumlah 10 #
yaitu; had (definisi), maudhu’ (pembahasan), tsamrah (buah/faidah)"

"keutamaannya, dan hubungan, dan pencipta (pengarang pertama) #
dan nama, dan pengambilan, dan hukum syar'i."

"dan masalah-masalahnya dan bagi sebagian orang yang mengtahui sebagian dari fan tersebut sudah dianggap cukup #
dan bagi orang yang mengetahui seluruhnya, maka ia telah mendapat kemuliaan

Had ilmu nahwu
حده : هو علم باصول يعرف بها احوال اواجر الكلمة اعرابا وبناء وباعتبار كونه الة قانونية تعصم مراعتها اللسان عن الخطاء فى المقال من حيث تاديته اصل المعنى

Had ilmu nahwu :
patokan/definisi ilmu nahwu adalah suatu pengetahuan yang dengan ilmu tersebut menjelaskan pertingkahan akhir macam macam kalimat mu'robnya atau mabniy nya, dan penyebutan/i'tibar nya adalah
ilmu alat. maka ilmu nahw
u itu adalah satu kaunun atau dhobit atau ta'rifnya yaitu adalah patokan yang bisa menjaga lisan daripada kesalahan dalam berbicara, yaitu yang mendatangkan ma'na asal

Mempelajari ilmu nahwu dan shorof sangat kental dengan situasi atau suasana menghafal, semoga Allah memudahkan kita semua untuk menghafal nya...

آمـِـيـْنْ...آمـِـيـْنْ...يـَا رَبَّ الْـعـَالـَمـِـيـْنَ
Maudhu' ilmu nahwu
وموضوعه : هو الكلمات العربية من حيث البحث عن احوالها

Maudhu'/pembahasan ilmu nahwu adalah Macam-macam kalimat bahasa arab, tegasnya, membahas dari macam-macam tingkah kalimat bahasa arab.

Tsamroh ilmu nahwu
وثمرته : صون اللسان عن الجطاء فى الكلام والاستعانة به عل فهم كلام الله وكلام رسوله

dan Tsamroh/buah/faidah/kegunaan Ilmu Nahwu adalah Menjaga lisan dari kesalahan berbicara dan Menjadi pertolongan untuk memahami Firman Allah Ta'ala, tegasnya Al-Qur'an dan Sabda Rasulullah, tegasnya Al-Hadits

Mafhumnya adalah Dengan kita mempelajari ilmu nahwu dan shorof banyak sekali faidah yang kita dapatkan, khususnya dalam memahami Al-Qur'an dan Al-Hadits karena, bagaimana kita akan faham kedua pedoman kita itu bila kita tidak faham cara memahaminya.....

Fadhlu Ilmu Nahwu
وفضله : فوقانه على ساءر العلوم بالنسبة والاعتبار

dan Keutamaan/keunggulan Ilmu nahwu itu adalah Di atasnya semua macam-macam ilmu, dengan hubungan dan i'tibarnya..
Karena Perkataan kebanyak 'Ulama : الصرف ام العلوم و النحو ابوها __ Sorof itu adalah Ibunya macam-macam ilmu dan Ilmu Nahwu adalah Bapaknya macam-macam ilmu.

Mafhumnya adalah Urutan
mempelajari Ilmu adalah
1. Tauhid
2. Fiqih
3. Tasawwuf
DLL
Bagaimana kita akan Faham ketiga ilmu tersebut dan ilmu lainnya jika cara kita memahaminya saja tidak kita fahami, Semua Ilmu bersumber kepada Al-Qur'an dan Al-Hadits, dan TSAMROH dari ilmu NAHWU dan SHOROF sebagaimana di jelaskan di MABADIY BAGIAN KETIGA adalah untuk MEMAHAMI AL-QUR'AN dan AL-HADITS, maka dari itu kita sangat perlu ilmu yang berfungsi sebagai ALAT untuk memahami semua ilmu itu, ALAT itu adalah SHOROF dan NAHWU..

Sangat amat tepat jika Ulama mengatakan الصرف ام العلوم و النحو ابوها....

Nisbat 'Ilmu Nahwu.

ونسبته : لغيره مباينة

Artinya adalah dan Nisbat atau Hubungan 'ilmu nahwu dengan 'ilmu yang lain adalah Berlainan, 'ilmu nahwu bukan ilmu di luaran/selain nahwu, dan 'ilmu di luaran/selain nahwu itu bukan ilmu nahwu....

Mafhumnya : Beras itu bukan padi, dan padi itu bukan beras, walau beras itu berasal dari padi, ini menjelaskan kembali kepada mabadiy yg lalu yang menyebutkan bahwa 'ilmu nahwu adalah bapaknya 'ilmu dan shorof adalah ibunya

Wadhi'u 'ilmu nahwu

واضعه : ابو الاسود الدؤلي

Artinya adalah dan Pencipta/pembuat ilmu nahwu adalah Abu aswad Ad-Dualiy (67 H) dari Bani Kinaanah... dengan perintah Amirul Mu,minin tegasnya adalah Sayyidina Ali KaromallAhu wajhah

Sejarahnya ada banyak diantara salah satunya kurang lebihnya begini
Abu Aswad Ad-Dualiy dahulu ketika ia melewati seseorang yang sedang membaca al-Qur’an, ia mendengar qari membaca surat At-Taubah ayat 3 dengan ucapan,
أَنَّ اللهَ بَرِىءٌ مِّنَ الْمُشْرِكِينَ وَرَسُولِهُ

Dengan mengkasrahkan huruf lam pada kata rasuulihi yang seharusnya di dhommah. Menjadikan artinya “…Sesungguhnya Allah berlepas diri dari orang-orang musyrik dan rasulnya..”
Hal ini menyebabkan arti dari kalimat tersebut menjadi rusak dan menyesatkan.

Seharusnya kalimat tersebut adalah,
أَنَّ اللهَ بَرِىءٌ مِّنَ الْمُشْرِكِينَ وَرَسُوْلُهُ

“Sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya berlepas diri dari orang-orang musyrikin.”

Karena mendengar perkataan ini, Abu Aswad Ad-Dualiy menjadi ketakutan, ia takut keindahan Bahasa Arab menjadi rusak dan gagahnya Bahasa Arab ini menjadi hilang, padahal hal tersebut terjadi di awal mula daulah Islam.

Kemudian hal ini disadari oleh khalifah Ali Bin Abi Thalib, sehingga ia memperbaiki keadaan ini dengan membuat pembagian kata, bab inna dan saudaranya, bentuk idhofah (penyandaran), kalimat ta’ajjub (kekaguman), kata tanya dan selainnya, kemudian Ali Bin Abi Thalib berkata kepada Abu Aswad Ad-Dualiy,
اُنْحُ هَذَا النَّحْوَ

“Ikutilah jalan ini”.

Dari kalimat inilah, ilmu kaidah Bahasa Arab disebut dengan ilmu nahwu. (Arti nahwu secara bahasa adalah arah)

itulah salah satu kisah asal mulanya ilmu nahwu itu, kisah ini juga ada di kitab Qowaaidul Asaasiyyah

Isim 'ilmu nahwu

واسمه : علم النحو او علم العربية

Artinya adalah dan nama 'ilmu nahwu adalah 'ilmu nahwu atau 'ilmu bahasa arab. keterangan ini sejalan dengan penjelasan yang di atas yang menjelaskan bahwa nama 'ilmu nahwu adalah ilmu bahasa arab. sisi menariknya ada di kalimat ini
اُنْحُ هَذَا النَّحْوَ

“Ikutilah jalan ini”. itulah nama yang di berikan oleh Sayyidina Ali untuk ilmu nahwu ini... baguskan.. ^_^

makanya tidak salah jika orang-orang yg memahami shorof nahwu itu tidak akan kesulitan untuk menafsirkan ayat Al-Qur'an, karena faham arah-arahnya dengan menggunakan Alat shorof nahwu tsb....

Menafsirkan perasaan dan isi hati aja sih yg sulit mah.. hehee

Istimdad 'ilmu nahwu

واستمداده : من كلام العرب الفصحاء

Artinya adalah dan istimdad / pengambilan 'ilmu nahwu adalah dari bahasa arab yang fasihat/fasih

Hukum 'ilmu nahwu

وحكمه : الوجوب الكفاءي على كل ناحية والعين على قارئ القران و السنة

Artinya adalah dan hukum mempelajari ilmu nahwu adalah fardhu kifayah bagi tiap-tiap ahli kampung, dan Fardhu 'ain bagi tiap-tiap orang yang membaca/mengartikan/menafsirkan Al-Qur'an dan As-sunnah (Hadist)

Jadi hukum yang terdapat dalam mempelajari 'ilmu nahwu ini ada dua :
1. Fardhu kifayyah, silahkan dilihat sendiri kitab fiqihnya mengenai arti fardhu kifayyah agar jelas, yang mana jika tidak ada orang yg melaksanakan, maka semuanya ikut menanggung dosa...
2. Fardhu 'ain, Khusus kepada orang-orang yang menafsirkan ayat-ayat Al-Qur'an dan Hadits, jadi dalam menafsirkan ayat itu tidak boleh sembarangan, bahasa Al-Qur'an itu berbeda dengan bahasa kita, bahasa Al-Qur'an dan Hadits penuh dengan keindahan, jadi jangan sampai rusak keindahannya maka perlu bagi kita untuk menjaganya, nah bagaimana kita menjaga keindahannya ??
yang pasti sesuai dengan sejarahnya sendiri yang kemarin ana posting itu yaitu dengan menggunakan Ilmu nahwu dan shorof...

Masail 'ilmu nahwu

ومساءله : قواعده نحو الفاعل مرفوع اوالمبتدا الاسم المرفوع العاري عن العوامل اللفظية
Artinya adalah masalah/pembahasan masalah ilmu nahwu adalah macam-macam qaidah/ta'rif 'ilmu nahwu, contohnya adalah Fa'il itu isim yang di rofa'kan yang di tuturkan/di tempatkan setelah Fi'il nya,, atau yang bernama Mubtada itu adalah isim yang di rofa'akan yang di sepikan/kosongkan daripada 'amil 'amil bangsa lafadz...

Banyak lagi pembahasan ta'rif/qaidah yang dibahas oleh ilmu nahwu itu, di tiap-tiap pembahasannya hampir dipenuhi oleh qaidah yang tidak boleh ditinggalkan, oleh karenanya penting untuk di catat, di ingat dan di hafal..


Untuk selanjutnya dari ana akan masuk ke pembahasan "basmalah", insyaallah semoga Allah memudahkan niat dan jalan kita ini... آمـِـيـْنْ...آمـِـيـْنْ...يـَا رَبَّ الْـعـَالـَمـِـيـْنَ

Raih Amal shalih sebarkan ini :

Silahkan berkomentar

Gunakan sopan santun sebagai tanda orang yang berakhlaq baik

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Islamic Defenders Community - All Rights Reserved
Islamic Defenders Community | Komunitas Pembela Islam