Headlines News :
Home » » Gencatan Senjata, Israel Sadari Ketidakmampuannya Melawan Hamas

Gencatan Senjata, Israel Sadari Ketidakmampuannya Melawan Hamas

Written By Unknown on Sunday, November 25, 2012 | 8:53 AM

Islamic Defenders - Teheran, - Anggota parlemen Iran kembali berkomentar mengenai gencatan senjata antara pemerintah Israel dan gerakan Hamas. Disebutkan bahwa persetujuan Israel atas semua syarat gencatan senjata di Gaza menunjukkan rezim Zionis tak cukup kuat untuk menghadapi perlawanan rakyat Palestina.

"Karena rezim Zionis tahu bahwa pihaknya tidak punya kemampuan untuk menghadapi perlawanan Palestina, Israel menerima semua syarat sehingga gencatan senjata bisa diumumkan dan dengan melakukan hal ini, Israel menunjukkan telah menyadari kelemahan dan ketidakmampuannya," cetus juru bicara Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Seyyed Hossein Naqavi Hosseini.

Diimbuhkan anggota senior parlemen Iran itu, tangguhnya perlawanan para pejuang Hamas membuat rezim Israel sadar pihaknya akan mengalami kekalahan yang memalukan, jika terus melancarkan serangan ke Gaza.

"Setelah roket-roket perlawanan Hamas ditembakkan, ketidakamanan terjadi di Israel. Karena itulah mengapa di hari-hari terakhir, kita menyaksikan rezim Zionis memohon untuk gencatan senjata dan meminta semua orang dan organisasi untuk membantu menerapkan gencatan senjata," ujar Naqavi seperti dilansir Press TV, Sabtu (24/11/2012).

Pada 14 November lalu, Israel melancarkan serangan udara dan laut terhadap wilayah Jalur Gaza. Selama 8 hari Israel terus menggempur wilayah Gaza hingga menewaskan lebih dari 160 warga Palestina. Sekitar 1.200 orang lainnya luka-luka.

Di lain pihak, Hamas terus melancarkan serangan-serangan roket dan rudal ke wilayah Israel. Akibatnya, enam warga Israel tewas.

Akhirnya pada Rabu, 21 November malam waktu setempat, perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas diumumkan di Kairo, Mesir. Sesuai kesepakatan gencatan senjata itu, Israel harus "menghentikan semua kekejaman di darat, laut dan udara termasuk serbuan dan menargetkan individu-individu".

Faksi-faksi Palestina juga harus menghentikan "serangan-serangan roket dan semua serangan di sepanjang perbatasan". Dalam perjanjian itu juga disebutkan, Israel akan mengizinkan masuknya barang-barang ke Gaza, yang telah diblokade Israel sejak tahun 2007.

Sumber:PressTV/Detik
Raih Amal shalih sebarkan ini :

Silahkan berkomentar

Gunakan sopan santun sebagai tanda orang yang berakhlaq baik

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Islamic Defenders Community - All Rights Reserved
Islamic Defenders Community | Komunitas Pembela Islam