Headlines News :
Home » » Kitab Takhyirah Mukhtashar Versi Indonesia:Kewajiban Mempelajari 2 Kalimat Syahadat

Kitab Takhyirah Mukhtashar Versi Indonesia:Kewajiban Mempelajari 2 Kalimat Syahadat

Written By Unknown on Monday, July 23, 2012 | 6:10 AM

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

Berkata Asy Syaikh Haji Ahmad Rifai: “Aku menulis kitab ini dengan terlebih dahulu menyebut Asma Allah yang Maha pengasih kepada seluruh penghuni alam semesta di dunia ini ,dan Maha penyayang kepada segenap kaum Mukmin(muslim) dengan pahala surga yang kekal abadi,hidup terus di dalamnya,muda takkan menemui ketuaan,serta mendapatkan kenikmatan tiada akhir”.

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ

Segala puji bagi Allah,Yang telah menuntun kita pada jalan iman dan ibadah yang sah(menurut syara’)dan tiadalah kita dapat menunjukan seseorang (untuk memilih jalan kebenaran ) seandainya Allah tidak berkehendak memberi petunjuk (al a’rof:42 )
Shalawat dan salam Allah semoga tetap tercurah dan selalu bertambah kepada Utusan-NYA,Nabi Muhammad SAW.beserta keluarga dan para sahabatnya.
Kemudian inilah kitab yang bernama TAKHYIRِِِAH (silahkan download versi aslinya DISINI),di tulis dengan bahasa jawa,sebuah kitab yang mengandung ilmu syariat yang di bawa oleh Rasul Muhammad SAW.karya al Haaji Ahmad ar Rifai ibnu Muhammad Marhum ,bermadzhab Syafi’i dan berpegang pada Thariqat Ahlussunah.yakni ilmu Tauhid yang berpegang kepada Imam Abu Hasan Al As’yari dan Abu Mansyur al Mathuridi,dalam ilmu Fiqih berpegang kepada Imam Syafi’i ( syafi’iyah ) sedangkan dalam ilmu Tasawwuf berpegang kepada Imam Junaidi al Baghdadi ( Riayatul himmah juz 2 ).atau seperti dalam kitab Ittihafus sadatil Muttaqiin Syarah kitab Ihya’ Ulumuddin juz:2:6

وَاِذَا اُطْلِقَ اَهْلُ السُّنَّةِ وَالْجَمَاعَةِ فَالْمُرَادُ بِهِ اْلأَشَاعِرَةُ وَالْمَاتُرِيْدِيَّةُ

“Apabila di mutlaqkan ahlussunah wal jama’ah maka yang di maksudkan adalah golongan yang berpegang pada Imam Asy’ari dan Imam Maturidi”
Maksud tujuanku menulis kitab ini,tiada lain karena ingin melakukan perintah Allah dan mengharap pertolonga-NYA dengan berkat Nabi Muhammad SAW. Kitab ini menyatakan tentang dua kalimah Syahadat dan tentang bagaimana mendapatkan Iman yang Sah yang di terima Allah.dan menerangkan segala sesuatu yang berkaitan dengan Syahadat dan Iman. Kitab ini segaja kami rangkum secara ringkas agar mudah di fahami oleh orang yang orang yang baru belajar. Juga wajib mencari penjelasan sekedar mencukupi tentang bagaimana mencapai iman dan ibadah yang sah yang dapat menjadi sebab kebahagiaan besok di ahirat mendapat pahala surga. dan kekal didalamnya,termasuk golongan orang yang mendapat derajat agung,menjadi raja di negeri agung nan abadi yakni surga.

Pasal Tentang Dua Kalimat Syahadat

اِعْلَمْ اَنَّ اَوَّلَ مَا يَلْزَمُ الْمُكَلَّفَ تَعَلُّمُ الشَّهَادَتَيْنِ وَمَعْناَهُماَ وَجَزْمُ اِعْتِقاَدِهِ

“Ketahuilah bahwa yang pertama harus di ketahui oleh mukallaf(berakal,dewasa dan mendapatkan dakwah agama) adalah mempelajari  tentang dua kalimah syahadat beserta maknanya dan memantapkan diri dalam meyakininya.” (Irsyadul Ibad bab ilmu)

Inilah lafadz dua kalimah syahadat beserta maknanya ;

أَشْهَدُ أَنْ لآ ِالَهَ اِلاَّ اللهُ وَ أَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّداً رَّسُوْلُ اللهِ

“Aku bersaksi dengan hatiku bahwa sesungguhnya tiada Tuhan yang patut di sembah kecuali hanyalah ALLAH,dan aku bersaksi dengan hatiku bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah,Dialah nabi yang mendapat wahyu al-Quran yang menjadi panutan dan pembawa syari’at agama islam[1].”
Silahkan baca keterangan lebih detailnya ; Hujjah Rukun Islam Satu dan KONTROVERSI RUKUN ISLAM SATU DALAM PANDANGAN K.H.A.RIFA’I

Pasal Tentang Sendi-sendi Islam

Bahwasanya agama Islam ditegakkan atas dasar lima sendi, yaitu;
  1. Membaca dua kalimat syahadat
  2. Menegakkan sholat lima waktu
  3. Membayarkan zakat
  4. Berpuasa dibulan Ramadhan
  5. Melaksanakan ibadah haji bagi yang mampu dan aman perjalanannya
Adapun rukun islam yang pokok yang menjadikan hasil sah islamnya seseorang didalam hukum lahirnya adalah cukup dengan mengucapkan dua kalimat syahadat[2]


 [1] وفى حاشية الدسوقي قوله ونشهد اى نعترف اعترافا قلبيا ناشئا عن اليقين

(hasiyyah addasyuqi ‘ala Syarah ummil barahiin hal.9)

 [2] والاسلام هو النطق بالشهادتين فقط فمن اقربهما اجريت عليه احكام الاسلام فى الدنيا ولم يحكم عليه بكفر الخ (غاية البيان بشرح المتن الزبد للابن رسلان صحيفة ٦)

وقال السيد البكرى اِنَّماَ يَحْصُلُ اِسْلاَمُ كُلِّ كاَفِرٍ اَصْلِىٍّ اَوْ مُرْتَدٍ بِالتَّلَفُّظِ بِالشَّهاَدَتَيْنِ مِنَ النَّاطِقِ (اعانة الطالبين الجزء الرابع فى باب الردة)

Oleh: KH.Khaeruddin Khasbullah
Raih Amal shalih sebarkan ini :

Silahkan berkomentar

Gunakan sopan santun sebagai tanda orang yang berakhlaq baik

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Islamic Defenders Community - All Rights Reserved
Islamic Defenders Community | Komunitas Pembela Islam